Laporan Keuangan menurut SAK ETAP [PENTING UNTUK UKM)

Laporan Keuangan merupakan sebuah hal penting yang wajib dibuat oleh para pengusaha atau para bagian akuntansi keuangan. Laporan keuangan menggambarkan bagaimana bisnis itu berkembang, selain itu laporan keuangan juga dapat memberi pedoman dalam penentuan kebijakan ekonomi perusahaan, jadi adanya laporan keuangan dalam bisis itu penting.

Laporan Keuangan menurut SAK ETAP

SAK ETAP merupakan salah satu standar akuntansi dalam hal pembuatan laporan keuangan, khususnya laporan keuangan usaha kecil. Nah, lalu Bagaimanakah laporan keuangan menurut SAK ETAP? secara ringkas, laporan keuangan SAK ETAP merupakan sebuah laporan keuangan dibuat untuk para perusahaan yang sahamnya tidak diperjualbelikan di bursa efek, lebih khususnya adalah laporan keuangan yang wajib dibuat oleh UKM.

Kebanyakan usaha kecil di indonesia atau UKM belum melakukan pembuatan laporan keuangan yang sesuai dengan SAK ETAP, bahkan sebagian besar dari pengusaha kecil ini meremehkan pembuatan laporan keuangan dalam bisnisnya, ada berbagai alasan yang menjadikan mereka tidak membuat laporan keuangan, mulai dari ketidakmampuan pemilik usaha kecil dalam pembukuan hingga ketidaktahuan manfaat dari adanya laporan keuangan. Padahal, sebenarnya dengan adanya laporan keuangan, maka kita akan dengan jelas mengetahui kondisi bisnis yang kita jalankan.

Laporan Keuangan Menurut SAK ETAP

Pengertian SAK ETAP

sak etap merupakan kependekan dari standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik. sak etap menggambarkan sesuatu standar akuntansi yang diperuntukan buat sesuatu tubuh yang tidak mempunyai akuntabilitas publik yang signifikan dalam pelaporan keuangan dan juga dimaksudkan supaya seluruh tubuh usaha yang menyusun kabar keuangan mematuhi dan juga setimpal dengan standar yang telah terbuat.

Penyederhanaan SAK ETAP dari SAK IFRS

penyederhanaan Laporan keuangan bagi sak etap itu seorang diri meliputi, tidak terdapatnya laporan laba rugi yang komprehensif ataupun kabar keuangan yang membuktikan performa industri pada sesuatu periode tertentu, untuk kepentingan evaluasi peninggalan senantiasa; peninggalan tidak berwujud; dan juga properti investasi sehabis bertepatan pada perolehan cuma memakai harga perolehan dengan ditiadakannya pemakaian nilai normal revaluasi dan juga nilai normal. diharapkan mampu melaksanakan laporan audit tanpa dorongan pihak lain.

Adapun dasar dalam pengukuran Laporan keuangan sak etap merupakan pengeluaran historis dan juga nilai normal, buat komponen kabar keuangannya meliputi kabar posisi keuangan, kabar laba rugi, kabar pergantian ekuitas, kabar arus kas dan juga calk (catatan atas Laporan keuangan).

Jadi Kesimpulan dari artikel yang di publish dalam situs hireupdesigner.com ini adalah yang dimaksud dengan laporan keuangan ETAP adalah Laporan keuangan yang berpedoman dari SAK ETAP yang ditujukan UKM atau perusahan yang belum go publik. Jika anda ingin mendalami akuntansi untuk UKM silahkan mulai mengikuti Pelatihan Akuntansi untuk menambah skill dalam bidang akuntansi, yang pada akhirnya akan memberi kontribusi nyata pada bisnis anda.