Efek Samping Pemasangan Ring Jantung

Ring jantung atau dalam dunia medis biasa disebut dengan stent merupakan sebuah benda berbentuk tabung kecil yang diletakkan di dalam saluran pembuluh darah manusia. Tujuan dilakukan pemasangan benda tersebut adalah untuk melancarkan aliran darah yang tersumbat. Umumnya saluran darah yang tersumbat disebabkan karena adanya zat-zat yang membentuk plak seperti kolestrol, lemak ataupun gumpalan darah.

Pemasangan ring jantung umumnya banyak dilakukan oleh penderita jantung koroner yang telah mengalami penyempitan pada aliran darahnya. Selain pembuluh darah, pemasangan stent juga dapat dilakukan untuk membuka saluran empedu (tabung yang membawa empedu ke organ pencernaan dan sebaliknya), bronkus (saluran udara kecil di paru-paru), dan ureter (tabung yang mengalirkan urine dari ginjal ke kandung kemih). Metode cara pengobatan jantung dengan pemasangan ring jantung sering dilakukan karena resiko lebih kecil daripada operasi jantung by pass. Bisa dibaca selengkapnya di website paling lengkap yang membahas masalah penyakit jantung dan pengobatannya http://icpcapsule.net/

Seperti Apa Pemasangan Ring Jantung?

Prosedur pemasangan stent  jantung biasanya akan diawali dengan proses kateterisasi. Dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat keparahan penyumbatan pada tubuh penderita. Setelah alat kateter masuk, sebuah kabel yang digunakan untuk menuntun di masukkan bersamaan dengan balon dan juga ring. Ketiganya dimasukkan bersamaan ke pembuluh darah arteri. Mulanya balon dalam keadaan kempis diletakkan pada bagian luar kabel penuntun, setelah berada di dalam balon dikembangkan sehingga ring juga ikut mengembang. Nah setelah ring terpasang, balon dikempiskan lagi dan dikelurkan dengan ring tetap berada di dalam aliran darah arteri.

Waktu yang diperlukan untuk pemasangan ring jantung sendiri tidaklah begitu lama. Anda hanya memerlukan waktu sekitar 1-3 jam. Tetapi setelah Anda melakukan serangkaian pemasangan ring, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan rawat inap di rumah sakit. Hal ini bertujuan agar dokter dapat dengan mudah meninjau perkembangan pemulihan pasiennya.

Manfaat dan Resiko Pemasangan Ring Jantung

Pemasangan ring pada jantung, pada kebanyakan orang memiliki manfaat sebagai penyelamat hidup, terutama jika hal demikian dilakukan setelah Anda mengalami serangan jantung. Dengan dilakukannya pemasangan ring pada jantung, maka aliran darah dapat lancar kembali dan mencegah terjadinya kerusakan pada otot-otot jantung sehingga dapat mengurangi rasa sakit pada dada ataupun sesak nafas.

Di samping manfaatnya yang begitu besar, pemasangan ring jantung juga memiliki resiko. Resiko besar yang jarang terjadi adalah serangan jantung, gagal ginjal atau stroke. Kemungkinan, dengan dilakukannya pemasangan ring, maka jaringan parut bisa saja terbentuk di sekitaran ring yang telah Anda pasang. Jika hal demikian terjadi pada ring jantung Anda, umumnya dokter akan mengambil tindakan pembersihan ring.

Jika Anda masih bingung terhadap prosedur pemasanan ring jantung, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter kepercayaan Anda. Karena ada banyak hal yang dibutuhkan sebelum Anda memutuskan mengambil tindakan pemasangan ring jantung, seperti kesiapan fisik dan mental sebelum ataupun setelah pemasangan.